Tampilkan postingan dengan label Jalan-Jalan ke Bandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan-Jalan ke Bandung. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Agustus 2010

Jalan-Jalan Lagi ke Bandung... :)

Ehmmm sebenarnya jalan-jalan ke Bandung sudah biasa ya.. apalagi buat orang Jakarta. hehehe..
Saya sendiripun sudah sering bolak-balik Bandung hanya untuk mencari suasana berbeda dikala liburan pendek.
Akan tetapi tidak semua acara jalan2 ke Bandung saya, saya postingkan disini.
Hanya yang kira2 terdapat hal baru yang saya coba disana, misal tempat nongkrong, tempat makan, atau tempat rekreasi.

Nah kebetulan belum lama ini saya berkunjung kembali ke Bandung.
Tepatnya tanggal 22 Juli 2010.
Kita berangkat dari Tangerang sekitar jam satuan siang.
Sebelum berangkat saya mencoba browsing2 sebentar, saya mencari jajanan apa yg lagi atau wajib dicoba disana, tentunya selain yg sudah saya coba sebelumnya.
Pas googling ternyata saya menemukan jajanan baru yg saya lupakan selama ini, namanya martabak bolu..hehehe
Martabak bolu sebenarnya sudah lama saya dengar, akan tetapi karena saya tidak tahu tempat untuk belinya jadi saya baru bisa mencicipinya kemarin itu.hahaha

Setelah saya cek, ternyata martabak bolu yg terkenal di Bandung itu diproduksi oleh PT Golden Bell.
Ini semacam industri rumahan gitu deh.
Alamatnya : Jl.Dangdeur Indah II/1 (SuryaSumantri)Bandung 40163

- Dari Jakarta keluar dari tol Pasteur belok kiri atau pulang ke Jakarta sebelum masuk tol Pasteur belok kanan 800 m.
- Melewati Universitas Maranatha, sebelum Apartmen Majesty Belok kanan.
- Jl. Dangdeur ada disebelah rumah Jl. Suria Sumanti no. 94 (Auto Bridal Car Wash) .
- Masuk portal belok kiri, lalu belok kanan pertama.
- lokasinya persis di depan sekolah TK Anakku.

Website : www.martabakbolu.com

Untuk lebih detailnya silahkan kunjungi websitenya yah

Nah begitu memasuki kawasan Pasteur, saya bilang ke Koes supaya mampir dulu untuk membeli martabak bolu ini.
Karena saya mau coba dulu, kalau enak besok pas pulang saya mau beli lagi buat oleh2.
Karena di websitenya sangat jelas alamat serta petunjuk2nya, jadi tidak susah untuk menemukan rumah si martabak bolu ini..hehehe
Walopun masuk komplek dan gang2, tapi kalau mengikuti petunjuk yg diberikan sangat mudah sekali untuk menemukannya.

Untuk rasanya, martabak bolu ini hanya ada 5 pilihan :
* Keju Rp. 30.000
* Keju Coklat Rp. 30.000
* Kacang Coklat Rp. 30.000
* Keju Kismis Rp .32.500
* Keju Kacang Coklat Rp. 35.000

Saat pertama saya datang, saya membeli satu saja yg rasa keju coklat, karena untuk mencicipi terlebih dahulu.
Di dalam ruang tamu si tuan rumah, ada foto pak Bondan W dan si centil Amel (artis cilik).

Di tengah perjalanan saya menuju Lembang, Koes meminta saya untuk segera memotong si martabak.
Pas saya coba, ehmmmm lumayan enak loh.. memang martabak ini tidak berminyak layaknya martabak pada umumnya, tetapi saya dan Koes sangat menyukainya.
Karena kita berdua suka, martabak itu malamnya sudah ludesss gak bersisa.
Akhirnya kita bertekad besok harus beli lagi untuk dibawa ke Jakarta.hehehe..

Martabak bolu coklat keju (kemasan)


Martabak bolu coklat keju (isi)


Ohh iya kalau ke Bandung saya selalu mencari penginapan di daerah Lembang.
Karena udaranya masih sejuk, kalau di kotanya saya kurang suka karena udaranya tidak sejuk lagi.. ;)
Nah akhirnya kita putuskan untuk inap di hotel Casa D'Ladera karena saat itu kami melihat di depannya ada spanduk promo mereka.
Untuk hari Senin-Kamis standard roomnya hanya Rp 180.000 sudah termasuk breakfast untuk 2 orang.
Wah akhirnya kami mampir dulu disana untuk melihat keadaan kamarnya.
Maklum selama ini yg menjadi langganan kita adalah hotel disebelahnya yaitu hotel Setiabudi Indah.
Pas kami lihat, kamarnya cukup besar dan cukup bersih walaupun ada sisa bau rokok gitu.
Tapi sayangnya kamarnya seperti agak lembab, jadi Koes bilang kita lihat dulu di Setiabudi..hehehe

Pas sampai di Setiabudi ternyata room rate nya waktu itu untuk yg standard dan non AC Rp 220.000
Karena bedanya lumayan, jadi kita putuskan untuk inap di hotel yg sebelumnya.
Ohya pas check-in kita harus kasih deposit Rp 20.000 nanti pas check-out akan dikembalikan.

Sehabis rapih2, kita siap2 lagi untuk mencoba makanan baru yg direkomendasikan oleh temannya si Koes.
Namanya bebek Ali Borneo yg tempatnya disebelah RS Boromeus.
Katanya disana bebeknya enak dan selalu ramai pengunjung walaupun berbentuk kaki lima.
Jadi sistemnya siapa cepat, dia dapat (maksudnya dapat meja dan kursi) hehehe.
Kebetulan waktu kita datang belum ramai banget, jadi kita masih kebagian kursi dan meja walaupun ditengah2 dan agak susah masuknya.
Nah cara mesennya juga sedikit berbeda, jadi kita ga perlu manggil2 abangnya untuk order, kita cukup samperin meja kasir, tulis apa aja pesenan kita dan ada nomornya, kita ya mesti inget nomornya.

Nah kalau pesenan kita sudah tersedia alias uda siap semua, nanti si abang2 kasir nya akan teriak nomor kita. Kemudian di anter deh ke meja kita.
Tapi misal cuma mau nambah nasi atau minum ga perlu kaya tadi, cukup teriak aja..hehehe.

Memang penyajiannya cukup lama dibandingkan dengan warung pecel lele dan pecel ayam pada umumnya.
Tapi itu memang resiko makan di tempat ramai seperti itu.
Waktu itu kita pesan ayam goreng (untuk saya, karena saya sama sekali ga suka bebek), bebek goreng (andalan warung tersebut, pesenan si Koes), nasi putih dua dan es teh tawar juga dua.hehehe
Soal harga, ternyata selain enak makanannya, enak juga kok harganya.
Dari semua pesenan kita, total harganya cuma Rp 22.000.

Soal rasa, saya pikir warung ini bisa dinobatkan sebagai salah satu penyedia bebek goreng enak di Bandung.hehehe..
Biarpun saya makannya dengan ayam goreng, saya tahu bahwa bebeknya enak karena banyak sekali yg pesan.hahaha..
Yg bikin enak selain daging bebek dan ayamnya yg empuk2 gereget, sambelnya juga kesukaan saya banget, pedes2 manis gitu..hehehe..

Biar lebih tahu, gak ada salahnya kan coba sendiri kapan2 kalau lagi berkunjung ke Bandung.

Kedai Ali (google)


Bebek goreng si Ali


Ayam goreng si Ali


Sehabis makan, kita meluncur ke Paris Van Java. Niatnya sih cuma mau liat2 aja seperti biasa. Tapi si Koes tiba2 ngajakin nonton The Sorcerer's Apprentice di Blitz nya.
Sebenarnya sih saya kurang suka kalau sedang berlibur di luar kota dihabiskan dengan acara nonton bioskop. Tapi apa daya, daripada bingung malem2 mau kemana lagi..
Jadilah malam itu kita beli tiket nonton yg harganya : Rp 22.000 /orang untuk jam 22.15
Karena jam tayangnya masih cukup lama, kita bingung mau ngapain lagi. Terus si Koes mengusulkan supaya makan lagi di Ampera.
Ya sudah setuju aja deh kalau soal makan..hehehe..
Soalnya pas tadi makan di Bebek Ali saya memang belum terlalu kenyang, jadi pas ada ajakan makan lagi langsung saja saya setujui..

Kalau makan di Ampera, kita selalu milih makan di cabangnya yg di Cihampelas.
Disana kita pesan empal goreng, bakwan udang, ayam bakar, tahu goreng, dan nasinya pesen tiga.
Untuk minum kita andalkan yg gratisan aja, teh tawar refill..hahaha..
Total harga untuk semua pesanan kita yaitu Rp 31.000.
Disana kita makan dan ngobrol2 untuk menghabiskan waktu, pas jam 21.30 kita langsung meluncur lagi ke PVJ.

Besoknya, kita bangun pagi2 seperti biasa hanya untuk bela-belain breakfast..:)
Breakfast di hotel ini sistemnya buffet, akan tetapi pilihannya hanya ada nasi goreng, capcay sama bubur.huhuhu.. (udah murah kok bayangin yg aneh2).
Setelah check-out dan mengambil deposit kita yg Rp 20.000 itu, kita langsung menuju Rumah Strobery untuk makan nasi liwetnya yg enak itu.
Walaupun jaraknya cukup jauh dan masuk gang yg jalanannya terlalu kecil untuk 2 arah tetapi kita tetap meluncur kesana..
Lokasinya dekat sekali dengan cafe The Peak. Yang sudah sering ke Bandung pasti sudah tau lah tempatnya.

Kebetulan pengunjung waktu itu sedang tidak ramai, hanya ada sekitar 4-5 mobil.
Dan kamipun bebas untuk memilih tempat untuk bersantap ria..yihaaa..
Seperti yg tadi saya katakan, kami kemari untuk makan nasi liwetnya. So, uda pasti kita langsung order paket nasi liwetnya yg untuk 2 orang.
Ada juga paket nasi liwet yg untuk 4 orang, ada yg pakai ayam atau pakai ikan gurame.
Tak lupa kami memesan jus stroberry nya yg seger itu..slurrrpp..

Sebelum pesanan datang, kita akan disuguhi dulu seplastik keripik singkong free dan teh tawar yg bisa di refill.
Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya pesanan kami tiba juga.
Yg namanya paket ya uda pasti isinya ada bermacam-macam, mulai dari segentong nasi liwet (yg saya perkirakan porsi untuk 2 orang sama saja dengan porsi untuk 4 orang yg pernah saya pesan sebelumnya), lauknya terdiri dari tahu, tempe, sambel, lalapan, ikan asin peda, dan ayam goreng. Juga ada kerupuknya.

Nasi liwet


Nasi liwet paket


Paket nasi liwet ayam goreng untuk 2 orang : Rp 65.000
Juice stroberry : Rp 15.000

Pulang dari sana, perut kita melendung gara2 nasinya banyak banget dan parahnya lagi nasinya bener2 kita bersihkan tak bersisa..wakakak.

Tujuan kita selanjutnya adalah muter2 jalan Riau.
Jadi kita keluar masuk FO hanya untuk melihat-lihat saja, apalagi saya, saya salah satu orang yg kurang tertarik untuk belanja2 baju di FO, saya lebih tertarik untuk beli tas atau aksesoris.

Setelah keliling2 dan tidak menemukan apa2 untuk dibeli, akhirnya kita tancap gas lagi ke salah satu deretan distro masih di seputaran Riau.
Koes sangat suka ke kawasan tersebut, karena kaos2 disana lucu2 dan bagus2 untuk cowo.
Kalau sudah kesana, pasti ada saja kaos yg dia senangi.
Dan perkiraan saya kali ini betul lagi, dia menyukai salah satu kaos lucu gambar monyet tapi antik gitu deh.
Dan yg saya takutkan juga terjadi, akhirnya dia membeli kaos tersebut..ggrrrr..
Padahal rencana awal kita emang tidak mau belanja apa2 kecuali makanan.

Oh ya, ada sedikit tips nih.
Misal mau pesen martabak bolu untuk diambil sore atau malam, jangan lupa untuk pesen via telepon atau sms dari siang sebelum jam 2.
Kalau uda pesen, mau diambil jam 9 malampun, masih dilayani.
Untung waktu itu saya teringat untuk menanyakan jam operasional si martabak bolu..
Jadi saya sms saja dan pesan 3 martabak bolu (2 coklat keju, 1 keju) untuk diambilnya paling lama jam 9 malam. Karena sekalian lewat pas mau pulang ke Jakarta.

Setelah dari jalan Riau, kita langsung menuju arah Dago Pakar. Yaaa, kita mau ke The Valley.
Tempat ini juga sudah lama saya dengar tapi saya belum pernah kesana, karena saya lebih senang ke cafe Sierra (letaknya sebelum The Valley).
Karena banyak teman yg sudah sering kesana, akhirnya saya tergoda juga untuk sekedar mencoba atmosphere disana.
The Valley ternyata terdiri dari dua tempat, yang pertama khusus untuk menikmati makanan ala2 suki gitu deh. Sedangkan yg lainnya itu seperti Sierra, bistro cafe.

Nah kita tentu saja ke tempat yg kedua, ke bistro cafenya.
Kita disana memang tidak ada rencana untuk makan, kita cuma mau minum2 aja.
Tetapi kayanya pelayan2 disana kok seperti tidak biasa ya dengan customer2 yg datang hanya untuk minum2 saja.
Saya bisa merasakan, seperti ada sesuatu yg kurang nyaman dengan pelayanan disana.
Padahal menurut saya pribadi, dari segi tempat, pemandangan, dan segi harga, cafe Sierra lebih baik dari The Valley. Tapi itu kembali kepada selera masing2 ya.
Soalnya saya unexpected dengan The Valley, karena sebelumnya saya membayangkan tempatnya akan lebih indah dari Sierra, tapi ternyata saya salah..(lagi2 ini menurut saya pribadi).
Disana kita cuma pesen chocolatino float, hot lemon tea, dan poffertjess.
Dan jujur saja, memang saat itu customer yg datang hanya kami berdua yg tidak memesan main course..kami memang masih kekenyangan gara2 nasi liwet di Rumah Stroberry tadi.

Akhirnya kita tidak berlama-lama disana karena tidak ada lagi yg bisa kami lakukan dan haripun mulai gelap.

Chocolatino float : Rp 27.500
Hot lemon tea : Rp 14.500
Poffertjess : Rp 24.500

Service charge 5.5% : Rp 3.658
Pajak 10% : Rp 6.650

Total : Rp 76.808

The Valley


Chocolatino float


Hari mulai malam, dan kamipun harus segera kembali ke Jakarta.
Sebelum masuk ke tol, tak lupa kami ambil dulu pesenan martabak bolu kami di rumahnya.hehehe..
Ehh2 ternyata ada kesalahan, si ngko nya salah denger, dikiranya pesenan kami 2 keju dan 1 coklat keju...
Tapi ya udahlah gak apa2, masih sama2 enak kok..!!!

Dan akhirnya kami harus kembali ke asal, cu Paris Van Java...

Sabtu, 20 Februari 2010

Bandung LaGiii

Tgl 28 Juni 2009 Aku diajak lg ke Bandung oleh Kus dan mama serta adiknya (Femmy)..
Tapi kali ini tujuan utamanya bkn utk jln2, tp utk menjenguk sodaranya Kus yg sedang sakit di RS...(lupa namanya) yg pasti ga jauh2 amat dr stasiun.
Brangkat pagi sampe sana lgsng menuju ke rumah sodaranya dulu baru ke RS. Di RS kita jg ga terlalu lm, setelah itu kita langsung ke acara jln2 deh..hehehhe..

Acara pertama kita di Bdg waktu itu adl ke Rumah Mode, sebenernya aku ga terlalu suka kesana, selain rame barangnya jg gitu2 aja. Di Rumah Mode aku ga beli apa2, jd aku dan Kus hanya tunggu di dpn saja sementara mama dan adiknya msh muter2 di dlm. Selama menunggu koq rasanya laper2 gt y, apa lg di sekitaran Rumah Mode itu bertaburan t4 mkn, shg kami akhirnya tergoda jg utk beli sesuatu utk mengganjel perut. Waktu itu kami beli batagor apa yahh?!! lupa jg namanya yg penting lumayan buat ganjel perut. Setelah smua selesai hunting di Rumah Mode, walopun smua jg ga dpt apa2..kita lgsng menuju suatu t4 utk mengisi perut kita.
Seperti biasa, Kus seneng bgt klo ke Bdg itu mkn di Kampung Daun. Jadi dia ngajak kita mkn disana, kebetulan mama dan adiknya blum pernah mkn disana.
Kampung Daun ini letaknya searah sm Rumah Stroberi, tp letaknya msh jauh sebelum Rumah Stroberi. Waktu itu jalanan utk ke sana sedang rusak2nya, jd mobil tdk bisa jln kencang2..entah knp malah dibiarkan begitu trus oleh warga disana..moga2 aja skrg jalanannya sudah bener.
Singkat crita sampe jg di Kampung Daun, kita dpt t4 yg agak di atas. Setelah itu kita smua lgsng pesen makanannya. Aku, Kus dan mamanya pesen nasi timbel komplit dan adiknya Kus pesen menu spesial disana yaitu sop buntut Kampung Daun. Kita jg beli beberapa cemilan yg di jual disana, seperti surabi imut dan tahu goreng.

Surabi imut yg bener2 imoett ala Kampung Daun


Tahu Goreng


Koes & his Mom


Me & Femmy




Sesudah isi perut masing2, kita leha2 dulu sebentar di saung kita yg ademmm..
Abis itu kita lanjut lg ke acara slanjutnya.. balik lagi ke arah Bdg kota yaitu ke arah Dago. Disana c kita ga mampir2 ke FO nya cm mampir ke Kartika Sari nya aja, karena mamanya Kus mau beli oleh2 titipan sodaranya. Sedangkan aku dan Kus cm nungguin di mbl aja. Selesai beli2 di Kartika Sari kita lanjut lg ke jalan Riau, di sini jg bnyk FO2 tp kita jg ga mampir2 ke semua FO yg ada disana hanya beberapa aja.
Ga lupa kita mampir jg ke Prima Rasa utk beli brownies dkk nya itu..soalnya aku memang lebih suka brownies di Prima Rasa dibandingkan dg Kartika Sari ato brownies Amanda. Dari Prima Rasa koq uda sore2 gt ya.. waduh waktunya plg nih, tp sebelumnya kita mampir dulu di Terminal Tas karna adiknya Kus mau liat2 tas, kalo ada yg cocok dia mau beli. Aku jg ikut turun wkt itu, sebenernya niatnya cm utk liat2 aja tp tb2 aku menemukan tas yg memang lg aku pengen. jrenggg2..niat buat beli tas lgsng nongolll...waduhhh mulai berpikir keras deh..Beliii..Engga..Belii..Engga..Beliiii aja dehhhh!!!!!
Harganya jg ga terlalu mahal cm Rp 78rb saja, sedangkan yg jual di Online Shop bs jual tas itu dg harga mencapai Rp 90-100rb blom ongkir loh..hehhehe..makannya aku putuskan utk beli aja dech..
Sedangkan adiknya Kus yg td nya niat mau beli tas karna ga menemukan yg cocok akhirnya ga jd beli apa2...malah aku yg jd nya "beli2"...
Jalan2 kita hari itu harus segera disudahi karna waktu uda sore bgt dan kita harus cpt2 kembali ke Jkt, blom lg tar kna macet di tol..huhuhu.. CU Bandungg...

Jumat, 19 Februari 2010

Ke Bandung Yuksss

Tgl 18 Mei 2009 adl hari terakhir pengumpulan proposal utk tugas akhir di kampus ku.. jadilah aku, Kus dan teman2 sampe sore menunggui pengumuman apa proposal kita disetujui ato tidak. Ternyata kita ga sia2 nungguin lama2 semua proposal kita di terima dan di setujui.. Aku dan Kus memang sudah rencana kalo proposal kita semua sudah disetujui kita akan berangkat ke Bandung sekedar utk jalan2 aja.
Nah sore itu sebenernya kita mau brangkat langsung ke Bdg tp pikir2 lg koq rasanya uda kemaleman ya.. Jd kita putuskan utk besok pagi2 saja brangkatnya..
Besoknya tgl 19 Mei 2009, jam 5 pagi kita sudah bangun, setelah semua selesai mandi kita brangkat dechh.. Kita sampai di Bandung sekitar jam 9an, kita langsung meluncur ke RM. Ampera yg di Cihampelas utk mkn pagi... Saya lupa waktu itu mkn apa aja, yg pasti kita mkn ayam bakarnya, Kus mkn otak jg, dll... Nah setelah mkn, kita nyebrang dr RM. Ampera tsb trus ke arah kanan sedikit ada gerobak tukang es cendol, kalo kata Kus es cendol disitu enak dan pernah masuk acaranya pak Bondan maknyusss...
Segelas es cendol itu cuma Rp 3000 dan cukup membuat perut begah.. Setelah puas menikmati es cendol kita meluncur lg ke arah Gedung Sate, kata Kus disana banyak yg jual es buah dipinggir2 jalan. Nah pas sampe sana, memang bener bnyk yg jualan es buah di samping jalan depan Gedung Sate, kebanyakan mereka jualan dg mobil box yg dimodifikasi shg bs dipakai utk berjualan. Akhirnya kita parkir di seberang tukang es dan Kus segera memesan es buah di salah satu tukang es yg mejeng disana. Dannn trenggg2..dg cepat es buah uda ada di dpn mata..
ehmmm klo di liat dr penampilannya c, es buah ini gada spesial2nya, mana warnanya butek gt..huhuhu..sungguh jauh dr harapan. Pas dicobain jg rasanya biasa bgt, jd aku ksh Kus aja deh biar dia yg abisin.

Es Buah yang biasa bangetzz


Abis makan es buah, kita meluncur lg ke arah jalan Riau, disana terkenal dg Factory2 Outletnya.. tempat pertama yg kita datangi adl Secret, trus Summit, Terminal Tas, dll.. Ada juga Distro2 yg kita masukkin tp namanya aku lupa, dan di sana Kus aku belikan Jaket sebagai hadiah ultahnya yg tertunda, coz aku belom ksh dia hadiah pas dia ultah bulan April kemarin. Aku jg beli satu baju di Secret kaos tembakan GAP..
Puas liat2 FO dan distro, kita lanjut lg ke Prima Rasa, tempat beli oleh2 brownies dan kawan2nya... Kita ke Prima Rasa yg di deket jalan Riau, kalo dr jln Riau terus aja nanti di sebelah kanan ada gang kecil pas bersebelahan sm pom bensin dan kita masuk dari sana. Hanya beberapa meter sampe deh di tujuan..karena msh pagi jd ga terlalu rame2 bgt disana. Selesai beli brownies dkk di dpn Prima Rasa ada yg jual tahu pletok, karna Kus penasaran sm tahu itu, akhirnya dia beli tahu tsb. Ternyata lumayan enak jg syg Kus cm beli dikit. Dari jalan Riau kita meluncur lg ke arah Lembang, saatnya makan lg deh, karena kita mau ke Kampung Daun. Kampung Daun ini jg merupakan salah satu t4 mkn favorit aku dan Kus di Bdg selain Ampera. Disana Kus pesen paket nasi timbel komplitnya dan aku mesen nasi goreng ala Kampung Daun nya.
Untuk minum es teh tawar ajalah..hehehe.. untuk penutup aku jg mesen wedang ronde.
Sebenernya makanan disana biasa saja, cm t4 nya itu yg ga biasa. Susah ngejelasinnya, tp yg pasti klo mlm disini suasananya romantis2 gt deh..
ohya Kampung Daun itu resto ala Sunda, jd makanannya jg kebanyakan ala Sunda-an..

Kampung Daun


Nasi Timbel Kampung Daun


Nasi Goreng Kampung ala Kampung Daun


Kus dengan Nasi Timbel-nya




Alat utk memanggil pelayan di Kampung Daun


Dari Kampung Daun hari sudah sore menjelang malam, kita bingung mau kemana lagi...akhirnya kita putuskan utk jln2 di Paris Van Java ato lebih dikenal dg sebutan PVJ.. Kebetulan disana lg ada pameran2 batik gt, trus aku membeli beberapa gelang etnik di salah satu standnya.. setelah itu kembali puter2 PVJ. Dan terakir kita ke J.Co utk beli froyonya karna Kus suka sekali dg Froyo di J.Co. Setelah liat2 jam, koq uda mlm jg yah.. ya uda kita pulang aja deh, takut kemaleman jg ntar sampe rumahnya. Sampe rumah langsung tdr kecapean dari pagi sampe mlm muter2 di Bdg..